5 Monumen Paling Kontroversial di Dunia

Monumen memiliki berbagai fungsi dan dibangun dengan berbagai tujuan. Bahkan, beberapa kota di dunia membangun monumen dengan tujuan memperindah penampilan kota atau lokasi tertentu, seperti yang dilansir dari wikipedia.org. Masyarakat juga membangun monumen sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk para pahlawan dan tokoh penting di negara mereka. Berikut ini merupakan monumen paling kontroversial dan mengundang banyak kritik di dunia.

1. Valley of the Fallen, Spanyol

Seorang diktator Spanyol, Fransisco Franco, memerintahkan pembangunan sebuah monumen di luar Madrid untuk menghormati mereka yang meninggal selama perang saudara Spanyol pada tahun 1930. Kemudian ia meminta para tahanan politik untuk mengukir basilika besar di lereng gunung. Hal itu membuat penduduk Spanyol merasa kesal. Setelah terjadi aksi demo dan perdebatan sengit selama bertahun-tahun, pada Mei 2011 pemerintah kembali mengevaluasi tentang masa depan monumen tersebut. Rekomendasi awal yang dilakukan adalah dengan memindahkan jasad Fransisco dari situs tersebut, seperti dilansir dari travelandleisure.com.

2. African Renaissance Monument, Senegal

Presiden Abdoulaye Wade tidak memenangkan pengambilan suara, meskipun ia sudah menyumbang dana untuk pembangunan monumen kebangkitan kembali Afrika. Selain terjadi pemborosan uang, monumen perunggu raksasa setinggi 160 m itu menerima banyak kritik seputar arsitektur bangunannya. Monumen yang diresmikan pada April 2010 itu menggambarkan seorang pria berotot dengan bayi dalam pelukannya dan muncul dari gunung berapi bersama seorang wanita. Tokoh wanita pada monumen ini menuai banyak kritik di masyarakat, karena berpakaian setengah telanjang.

3. Brown Dog Statue, London

Sebuah patung anjing kecil di Battersea Park, London, merupakan patung pengganti yang dahulu didirikan pada tahun 1985. Monumen ini memiliki berbagai sejarah kelam. Sekelompok orang yang menentang penggunaan hewan dalam percobaan medis, memutuskan untuk membuat patung yang asli pada tahun 1906. Di bawah patung otu juga terdapat plakat yang berisi kecaman terhadap orang yang pro pembedahan makhluk hidup, khususnya mahasiswa the University College. Merasa marah dan malu, para mahasiswa itu lantas menghancurkannya. Patung baru yang kembali dibangun terlihat lebih sederhana dengan hiasan air mancur. Model patung tersebut adalah hewan peliharaan si Pematung, Nicola Hicks.

4. Che Guevara Statue, Bolivia

Revolusioner terkenal, Ernesto "Che" Guevara, telah memperjuangkan hak-hak orang miskin di Bolivia. Di sisi lain, beberapa orang mengutuk metode kekerasan dan filsafat yang ia junjung. Pekerja pertanian di kota La Higuera menyebutnya sebagai "Saint Ernesto". Monumen itu dibangun di lokasi penangkapan dan eksekusi Che Guevara, pemimpin gerakan Marxis.

5. Beatles Monument, Mongolia

Pada tahun 2008 Den Barsboldt, seorang seniman patung Mongolia, membangun sebuah monumen dari bata merah yang ditujukan sebagai penghormatan Fab Four atau the Beatles. Ia menganggap mereka sebagai tokoh yang mewakili kebebasan demokrasi barat. Meskipun Mongolia cinta kedamaian dan demokratis, kaum tua belum bisa menerima pembangunan monumen tersebut.


sumber : "http://www.merdeka.com/gaya/ini-5-monumen-paling-kontroversial-di-dunia.html"

Label:

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Membaca Artikel di :
Blog Penguintanah - Biar Mainstream yang Penting Tetap Menarik.
Silahkan Berkomentar yang Relevan Tanpa Menyinggung Suku, Agama, Budaya atau Ras Tertentu.

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.